Berawal dari dunia IT
Arive, Founder D’FaundaTools, merupakan lulusan S1 IT UMC angkatan 2016. Latar belakang teknologi membentuk kebiasaan melihat masalah sebagai sesuatu yang dapat dianalisis, disederhanakan, lalu dibangun menjadi sistem.

Dari Seller, Lahir Tools untuk Seller
Perjalanan Arive mempertemukan fondasi teknologi dengan pengalaman menjalankan bisnis online—lalu mengubah keribetan sehari-hari menjadi aplikasi yang benar-benar dipakai.
Baca PerjalananShopNet tidak lahir karena sekadar ingin membuat software. Ia lahir dari pengalaman menghadapi sendiri data, laporan, biaya, dan keuntungan dalam menjalankan bisnis online.
Arive, Founder D’FaundaTools, merupakan lulusan S1 IT UMC angkatan 2016. Latar belakang teknologi membentuk kebiasaan melihat masalah sebagai sesuatu yang dapat dianalisis, disederhanakan, lalu dibangun menjadi sistem.
Perjalanannya tidak langsung berlanjut sebagai developer software. Arive justru masuk ke dunia jualan online dan mengalami sendiri bagaimana order, stok, pelanggan, laporan, biaya, serta uang bisnis harus dikontrol setiap hari.
Memasuki sekitar 2018, transaksi yang semakin banyak membuat cara manual dan Excel semakin berat. Data tersedia, tetapi tersebar di laporan, catatan, dan proses yang berbeda sehingga sulit berubah menjadi jawaban bisnis.
Dari masalah itulah ShopNet dibangun: bukan untuk menggantikan Shopee, tetapi untuk membantu seller membawa laporan miliknya sendiri lalu memahami HPP, biaya, affiliate, refund, performa produk, dan estimasi laba dengan lebih mudah.
ShopNet memperlihatkan bahwa persoalan serupa terjadi di banyak usaha: proses manual, berulang, tersebar, sulit dipantau, dan rawan salah. Dari sana D’FaundaTools berkembang untuk membuat produk siap pakai dan sistem custom.
Di balik omzet masih ada HPP, biaya admin, layanan, proses pesanan, affiliate, iklan, promo, dan refund. Produk paling laris pun belum tentu menjadi produk paling menguntungkan.
Produk mana yang benar-benar menghasilkan keuntungan?
Berapa besar biaya marketplace yang sebenarnya dibayar?
Apakah iklan dan affiliate masih memberikan hasil yang sehat?
Mengapa omzet terlihat besar tetapi uang yang tersisa lebih kecil?
Pendekatannya tetap sama: teknologi hadir setelah masalah dan alur kerjanya dipahami.
Ketika seller membutuhkan pemahaman profit dari laporan Shopee.
Ketika kebutuhan analitik yang sama muncul pada TikTok Shop.
Ketika bukti video packing harus mudah ditemukan saat komplain datang.
Ketika budget dan pengeluaran pribadi perlu dikelola secara mudah dan privat.
Ketika kas, stok, retur, dan operasional usaha perlu dikontrol dalam satu sistem.
Ketika alur bisnis tidak dapat diselesaikan oleh aplikasi umum.
Bukan teknologi untuk terlihat canggih, tetapi teknologi yang dipakai, membantu, dan memberikan hasil.
Mulai dari cara kerja yang benar-benar terjadi di lapangan.
Cari bagian yang membuang waktu, sulit dipantau, atau rawan salah.
Kurangi pekerjaan berulang dan tampilkan informasi yang dibutuhkan.
Teknologi dipilih setelah kebutuhan dan hasil yang diharapkan jelas.

Founder Statement
“Saya tidak memulai D’FaundaTools karena sekadar ingin membuat aplikasi. Saya pernah berada di posisi orang yang setiap hari harus menghadapi stok, laporan, resi, biaya, dan angka bisnis yang ribet. Teknologi paling berguna bukan yang paling rumit, tetapi yang mampu membuat pekerjaan menjadi lebih sederhana.”
Arive
Founder & Developer · S1 IT UMC, Angkatan 2016
Masalah nyata. Sistem yang tepat.
Ceritakan bagaimana bisnis berjalan dan bagian mana yang paling merepotkan. Kami bantu memahami prosesnya, menyederhanakan alurnya, lalu membangun sistem yang sesuai.